Cara Sederhana Untuk Turunkan Resiko Diabetes
Gaya hidup yang baik ditengarai bisa menurunkan risiko diabetes tipe 2. Ini diperkuat pernyataan Profesor Wasim Hanif, Direktur Klinis Diabetes dari University of Hospital Birmingham. Ia mengatakan diperkirakan hingga 80 persen dari kasus diabetes tipe 2 dapat dicegah maupun diperlambat dengan mengubah gaya hidup.
"Hal ini secara luas diakui bahwa gaya hidup yang lebih baik dapat membantu menjaga diabetes tipe 2, dan dalam beberapa kasus bahkan dapat membalikkan gejala," jelas Prof Hanif.
Dikutip dari Daily Mail UK, Selasa (17/11/2015), selain menjaga berat badan yang sehat, berolahraga secara teratur dan makan dengan baik, berikut adalah lima cara yang dapat dilakukan untuk menurunkan risiko diabetes:
1. Konsumsi kopi
Hal pertama kali yang dilakukan oleh orang ketika bangun di pagi hari adalah menyeduh kopi sambil melakukan aktivitas sederhana seperti menonton TV, membaca koran atau sekadar menikmati udara segar.
Banyak yang tidak tahu bahwa selain dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi, kopi juga punya manfaat lain. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh American Journal of Clinical Nutrition, kopi dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2.
Kandungan zat dalam kopi dapat membantu mengatur kadar glukosa dalam darah. Penelitian menyimpulkan dengan mengonsumsi 3-4 kopi cangkir sehari dalam jangka panjang dapat menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2 secara signifikan.
2. Tidur teratur
Ada bukti yang menunjukkan bahwa tidur terlalu sedikit dapat memengaruhi hormon dan metabolisme yang dapat memicu risiko terjadinya diabetes. Sebuah studi tentang kebiasaan tidur dilakukan pada 522 orang ditemukan bahwa tidak mendapatkan tidur yang cukup pada hari kerja dapat memicu terjadinya obesitas dan diabetes.
Para ahli juga percaya bahwa kurang tidur kronis dapat menyebabkan peningkatan kadar hormon stres yaitu kortisol. Peningkatan kortisol dapat mendorong resistensi insulin, di mana tubuh tidak dapat menggunakan hormon insulin dengan baik untuk membantu glukosa bergerak ke dalam sel untuk enerji.
3. Tidak melewatkan makan
Diabetes tipe 2 umumnya terkait dengan obesitas, dan melewatkan makan tidak akan membantu menurunkan berat badan. Perubahan pola makan sederhana dengan meningkatkan jumlah serat dalam diet dan mengurangi asupan lemak, khususnya lemak jenuh, dapat membantu untuk menghindari diabetes.
Perubahan kecil seperti mengganti roti, nasi, dan pasta dari tepung dapat diganti dengan yang berasal dari gandum. Sedangkan minyak goreng yang diganti dengan minyak sayur dapat membantu.
4. Konsumsi rempah-rempah
Penelitian menunjukkan bahwa beberapa tumbuhan kering yang umum dan rempah-rempah dapat membantu memblokir senyawa peradangan (polifenol) yang diyakini dapat mendorong terjadinya diabetes. Menambahkan kayu manis dalam bubur atau menaburkan bumbu pada pasta dapat membantu untuk mencegah diabetes tipe 2.
5. Paparan sinar matahari
Peningkatan kadar vitamin D sebelumnya dapat dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2.Menikmati sinar matahari secara aman pada jam-jam tertentu dan tidak berlebihan dapat memberikan manfaat kesehatan tanpa meningkatkan risiko kanker kulit.
Semoga Artikel tentang cara mengurangi resiko diabetes dapat bermanfaat. Hidup sehat memang mahal namun tidak selalu yang mahal itu sehat, maka dari itu untuk mengurangi resiko diabetes kita hanya perlu melakukan cara-cara yang sederhana seperti di atas.
"Hal ini secara luas diakui bahwa gaya hidup yang lebih baik dapat membantu menjaga diabetes tipe 2, dan dalam beberapa kasus bahkan dapat membalikkan gejala," jelas Prof Hanif.
Dikutip dari Daily Mail UK, Selasa (17/11/2015), selain menjaga berat badan yang sehat, berolahraga secara teratur dan makan dengan baik, berikut adalah lima cara yang dapat dilakukan untuk menurunkan risiko diabetes:
1. Konsumsi kopi
Hal pertama kali yang dilakukan oleh orang ketika bangun di pagi hari adalah menyeduh kopi sambil melakukan aktivitas sederhana seperti menonton TV, membaca koran atau sekadar menikmati udara segar.
Banyak yang tidak tahu bahwa selain dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi, kopi juga punya manfaat lain. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh American Journal of Clinical Nutrition, kopi dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2.
Kandungan zat dalam kopi dapat membantu mengatur kadar glukosa dalam darah. Penelitian menyimpulkan dengan mengonsumsi 3-4 kopi cangkir sehari dalam jangka panjang dapat menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2 secara signifikan.
2. Tidur teratur
Ada bukti yang menunjukkan bahwa tidur terlalu sedikit dapat memengaruhi hormon dan metabolisme yang dapat memicu risiko terjadinya diabetes. Sebuah studi tentang kebiasaan tidur dilakukan pada 522 orang ditemukan bahwa tidak mendapatkan tidur yang cukup pada hari kerja dapat memicu terjadinya obesitas dan diabetes.
Para ahli juga percaya bahwa kurang tidur kronis dapat menyebabkan peningkatan kadar hormon stres yaitu kortisol. Peningkatan kortisol dapat mendorong resistensi insulin, di mana tubuh tidak dapat menggunakan hormon insulin dengan baik untuk membantu glukosa bergerak ke dalam sel untuk enerji.
3. Tidak melewatkan makan
Diabetes tipe 2 umumnya terkait dengan obesitas, dan melewatkan makan tidak akan membantu menurunkan berat badan. Perubahan pola makan sederhana dengan meningkatkan jumlah serat dalam diet dan mengurangi asupan lemak, khususnya lemak jenuh, dapat membantu untuk menghindari diabetes.
Perubahan kecil seperti mengganti roti, nasi, dan pasta dari tepung dapat diganti dengan yang berasal dari gandum. Sedangkan minyak goreng yang diganti dengan minyak sayur dapat membantu.
4. Konsumsi rempah-rempah
Penelitian menunjukkan bahwa beberapa tumbuhan kering yang umum dan rempah-rempah dapat membantu memblokir senyawa peradangan (polifenol) yang diyakini dapat mendorong terjadinya diabetes. Menambahkan kayu manis dalam bubur atau menaburkan bumbu pada pasta dapat membantu untuk mencegah diabetes tipe 2.
5. Paparan sinar matahari
Peningkatan kadar vitamin D sebelumnya dapat dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2.Menikmati sinar matahari secara aman pada jam-jam tertentu dan tidak berlebihan dapat memberikan manfaat kesehatan tanpa meningkatkan risiko kanker kulit.
Semoga Artikel tentang cara mengurangi resiko diabetes dapat bermanfaat. Hidup sehat memang mahal namun tidak selalu yang mahal itu sehat, maka dari itu untuk mengurangi resiko diabetes kita hanya perlu melakukan cara-cara yang sederhana seperti di atas.












0 komentar:
Posting Komentar